Kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat harus ditanamkan sejak dini, terutama di lingkungan pendidikan. Bogor, dengan karakteristik wilayah yang memiliki risiko bencana alam seperti tanah longsor dan cuaca ekstrem, membutuhkan regenerasi relawan yang tangguh. Melalui program Pelatihan Tandu Darurat, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bogor masuk ke sekolah-sekolah untuk memberikan pembekalan teknis. Kegiatan ini bertujuan agar para siswa tidak hanya memiliki empati, tetapi juga memiliki kemampuan fisik dan teknis yang mumpuni untuk membantu proses evakuasi medis di lingkungan terkecil mereka.

Fokus utama dari kegiatan ini adalah memberikan sosialisasi mengenai pentingnya alat angkut darurat dalam pertolongan pertama. Sering kali dalam keadaan bencana atau kecelakaan di sekolah, tandu permanen tidak selalu tersedia. Oleh karena itu, para siswa diajarkan cara memanfaatkan barang-barang di sekitar, seperti bambu, pramuka stick, hingga kain sarung atau jaket untuk membuat alat angkut yang aman. Pemahaman ini sangat penting agar proses pemindahan korban tidak justru memperparah cedera yang sudah ada, terutama jika berkaitan dengan patah tulang atau cedera tulang belakang yang sensitif.

Materi dalam pelatihan yang diadakan oleh PMI Bogor ini mencakup teknik pembuatan simpul yang kuat dan prosedur pengikatan yang benar. Sebuah tandu darurat harus mampu menahan beban tubuh manusia dengan stabil tanpa risiko terlepas saat dibawa melewati medan yang sulit. Para siswa dilatih untuk bekerja dalam tim, karena pembuatan dan pengoperasian tandu membutuhkan koordinasi yang sangat sinkron antara pembawa depan dan belakang. Melalui praktik langsung, siswa belajar bagaimana menjaga keseimbangan korban agar tetap dalam posisi horizontal, guna memastikan aliran oksigen dan peredaran darah korban tetap terjaga selama proses pemindahan.

Pengembangan skill teknis ini juga dibarengi dengan penguatan mental kepemimpinan. Saat melakukan evakuasi menggunakan tandu, harus ada satu orang yang bertindak sebagai komando. Siswa diajarkan cara memberikan instruksi yang jelas dan tenang di tengah kepanikan. Hal ini merupakan bagian dari pembentukan karakter yang sangat berharga bagi masa depan mereka. Keterampilan ini tidak hanya berguna di sekolah, tetapi juga menjadi modal bagi para siswa saat mereka berada di lingkungan rumah atau saat melakukan kegiatan alam terbuka seperti mendaki gunung atau berkemah yang sering dilakukan oleh remaja di wilayah Bogor.