Pasca terjadinya bencana besar, rusaknya infrastruktur distribusi air sering kali menjadi masalah kesehatan yang mendesak, dan di sinilah peran vital PMI muncul sebagai solusi krusial untuk mencegah terjadinya wabah penyakit melalui pengoperasian unit penjernih air darurat atau Water and Sanitation (WATSAN). Tanpa akses terhadap air yang layak konsumsi, para pengungsi berisiko tinggi terkena penyakit seperti diare dan kolera yang dapat menyebar dengan sangat cepat di tempat penampungan yang padat penduduk, sehingga kecepatan PMI dalam mengirimkan tangki-tangki air ke lokasi terdampak menjadi prioritas utama dalam fase tanggap darurat guna menjamin kelangsungan hidup para penyintas secara bermartabat dan sehat secara medis di tengah situasi lingkungan yang sudah terkontaminasi oleh lumpur atau limbah cair akibat musibah yang melanda daerah tersebut secara tiba-tiba tanpa peringatan dini yang memadai.

Optimalisasi peran vital PMI dalam penyediaan air bersih melibatkan penggunaan teknologi filtrasi modern yang mampu mengubah air sungai yang keruh atau air sumur yang tercemar menjadi air yang aman untuk diminum langsung oleh warga pengungsi tanpa perlu dimasak terlebih dahulu dalam jumlah ribuan liter per jam secara kontinu setiap harinya. Selain menyediakan air untuk konsumsi, PMI juga membangun fasilitas sanitasi darurat seperti toilet portabel dan tempat cuci tangan komunal yang sangat penting untuk menjaga standar kebersihan diri di tengah keterbatasan fasilitas pemukiman yang telah hancur total akibat terjangan banjir bandang atau guncangan gempa bumi yang dahsyat yang melanda wilayah pemukiman mereka sebelumnya secara destruktif dan mematikan bagi banyak orang yang tidak siap menghadapi ancaman alam tersebut secara mandiri di lapangan terbuka maupun di dalam gedung-gedung yang telah rusak parah struktur bangunannya akibat gaya beban yang sangat besar secara tiba-tiba menimpa tubuh bangunan tersebut secara kolektif dan menyeluruh bagi seluruh warga negara yang kita cintai ini tanpa kecuali sedikit pun dalam setiap langkah hidupnya yang penuh dengan tantangan.

Strategi pelaksanaan peran vital PMI di sektor air dan sanitasi juga melibatkan edukasi kepada masyarakat pengungsi mengenai pentingnya menjaga kebersihan wadah penampungan air dan mencuci tangan menggunakan sabun sebelum makan guna memutus rantai penularan kuman yang terbawa oleh lalat atau debu di sekitar tenda-tenda darurat yang mereka tempati untuk sementara waktu