Penyediaan tempat bernaung yang aman dan terlindung dari cuaca buruk menjadi kebutuhan paling mendesak bagi ratusan penyintas yang kehilangan tempat tinggal sementara. Penumpukan pengungsi di area dermaga yang terbuka berisiko memicu penularan penyakit serta merosotnya tingkat kesehatan para korban selamat. Bergerak dari kondisi darurat pengungsian, Palang Merah Indonesia kabupaten Bogor mengalokasikan stok tenda peleton dan tenda keluarga dari gudang logistiknya. Pengurus PMI Bogor kirimkan tenda penampungan skala besar yang mampu menampung puluhan keluarga pengungsi secara layak dan manusiawi. Bantuan dari PMI Bogor ini langsung dirakit oleh tim relawan di lapangan penampungan darurat pelabuhan.

Tenda penampungan yang disalurkan terbuat dari bahan terpal PVC tebal anti air yang tahan terhadap hembusan angin kencang pesisir pantai. Setiap unit tenda dilengkapi dengan jendela ventilasi sirkulasi udara serta lapisan alas terpal tebal untuk menjaga kehangatan lantai penampungan dari kelembapan tanah. Pemasangan tenda dilakukan secara bergotong royong oleh relawan PMI Bogor bersama anggota TNI dan warga masyarakat setempat. Penataan layout Tenda diatur rapi dengan menyediakan lorong jalan dan sistem drainase air hujan di sekeliling area penampungan.

Selain tenda keluarga, PMI Kabupaten Bogor juga mendirikan tenda khusus yang difungsikan sebagai posko pelayanan medis, Dapur umum, dan ruang ramah anak. Pemisahan area fungsi tenda ini bertujuan menjaga ketertiban, kebersihan, serta kenyamanan aktivitas para pengungsi selama tinggal di lokasi penampungan sementara. Ketersediaan tempat bernaung yang tertata rapi memberikan rasa aman dan privasi bagi para korban wanita dan anak-anak dari gangguan pihak luar. Fasilitas penerangan lampu LED tenaga surya turut dipasang di setiap sudut tenda pengungsian.

Mobilisasi unit tenda dari Bogor menuju lokasi bencana menggunakan armada truk logistik berat yang bergerak dalam konvoi kemanusiaan Palang Merah. Personel relawan yang ikut dalam rombongan dibekali keahlian teknik pertukangan dan perakitan shelter cepat guna memangkas durasi pendirian tenda di lapangan. Kerja keras para relawan membuahkan hasil nyata dalam waktu beberapa jam, sehingga para korban dapat segera masuk menempati tenda yang hangat. Kepedulian relawan dalam menyediakan tempat tinggal sementara mendapat apresiasi dari warga.

Dukungan tempat bernaung darurat dari masyarakat Bogor menjadi bukti nyata kuatnya tali solidaritas persaudaraan dalam menghadapi ujian bencana alam maupun musibah transportasi. Palang Merah Indonesia terus berkomitmen mendampingi para penyintas hingga seluruh proses rehabilitasi dan rekonstruksi pemukiman selesai dilaksanakan oleh pemerintah. Transparansi penyaluran bantuan tenda dilaporkan secara cermat guna menjaga kepercayaan publik terhadap organisasi Palang Merah. Gotong royong kemanusiaan ini menjadi pilar kekuatan bangsa.

Penyediaan fasilitas tempat bernaung yang layak dan higienis sangat menentukan keberhasilan pemulihan fisik dan mental para korban di tempat pengungsian. Palang Merah Indonesia Bogor telah membuktikan peran strategisnya dalam merespons kebutuhan dasar warga terdampak bencana secara cepat dan tepat. Diharapkan kehadiran fasilitas penampungan ini dapat memberikan ketenangan batin bagi para penyintas untuk kembali menata kehidupan mereka.